SMP Negeri 3 Probolinggo Hadirkan Inovasi MAQURA, Bangun Generasi Qur'ani melalui Pembelajaran Berjenjang
Probolinggo – SMP Negeri 3 Probolinggo terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui peluncuran MAQURA (Membaca dan Menghafal Al-Qur'an), sebuah program unggulan yang dirancang untuk memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan literasi Al-Qur'an, sekaligus membentuk peserta didik yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki kecerdasan spiritual.

Program MAQURA dikembangkan sebagai jawaban atas tantangan perkembangan zaman yang ditandai dengan semakin pesatnya penggunaan teknologi digital di kalangan remaja. Di sisi lain, sekolah menemukan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik masih sangat beragam, mulai dari yang belum mengenal huruf hijaiyah hingga yang telah memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an. Kondisi tersebut mendorong SMP Negeri 3 Probolinggo menghadirkan sistem pembelajaran Al-Qur'an yang lebih terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan.
Kepala SMP Negeri 3 Probolinggo, Rini Agustyowati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa MAQURA bukan sekadar program membaca atau menghafal Al-Qur'an, melainkan sebuah inovasi layanan pendidikan yang menempatkan kemampuan setiap peserta didik sebagai dasar dalam proses pembelajaran.
"Melalui MAQURA, kami ingin memastikan bahwa setiap peserta didik memperoleh layanan pembelajaran Al-Qur'an sesuai dengan tingkat kemampuannya. Ada yang memulai dari mengenal huruf hijaiyah, ada yang memperbaiki bacaan, dan ada pula yang fokus pada hafalan. Dengan pendekatan yang berjenjang ini, tidak ada peserta didik yang tertinggal dan setiap anak memiliki kesempatan berkembang secara optimal," ujar Rini Agustyowati.
Ia menjelaskan, keunggulan utama MAQURA terletak pada penerapan asesmen diagnostik di awal pembelajaran. Seluruh peserta didik dipetakan berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kemudian dikelompokkan ke dalam tiga jenjang pembelajaran, yakni Kelas Mubtadi' bagi peserta didik yang masih belajar membaca dasar Al-Qur'an, Kelas Tahsin untuk memperbaiki makharijul huruf dan tajwid, serta Kelas Tahfidz bagi peserta didik yang telah lancar membaca dan siap menghafal Al-Qur'an secara bertahap.
"Model pembelajaran seperti ini membuat proses pembinaan menjadi lebih efektif karena guru dapat memberikan materi sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Dengan demikian, perkembangan kemampuan membaca maupun hafalan Al-Qur'an dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala," tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, SMP Negeri 3 Probolinggo menggandeng PPPA Darul Qur'an Surabaya dan Rumah Tahfizh Center sebagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut menghadirkan dukungan tenaga pengajar, metode pembelajaran, pendampingan, serta sistem evaluasi yang membantu sekolah meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur'an. Kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap pekan, yakni setiap hari Jumat bagi peserta didik kelas VIII dan hari Sabtu bagi peserta didik kelas VII, sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran intrakurikuler.
Menurut Rini Agustyowati, keberhasilan MAQURA tidak hanya diukur dari bertambahnya hafalan peserta didik, tetapi juga dari perubahan karakter yang tumbuh selama proses pembelajaran.
"Kami berharap peserta didik tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karakter disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan akhlak mulia merupakan tujuan utama yang ingin kami bangun melalui program ini."
MAQURA dilaksanakan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari sosialisasi program kepada seluruh warga sekolah dan orang tua, asesmen diagnostik, pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan, penyusunan jadwal pembinaan, pelaksanaan pembiasaan membaca Al-Qur'an, murojaah dan setoran hafalan, monitoring melalui buku mutabaah, evaluasi berkala, pemberian apresiasi bagi peserta didik yang mencapai target, hingga pengembangan dan replikasi program sebagai praktik baik di bidang pendidikan.
Sejak diterapkan, MAQURA telah membawa perubahan positif terhadap sistem pembelajaran Al-Qur'an di SMP Negeri 3 Probolinggo. Peserta didik memperoleh layanan pembelajaran yang lebih terarah sesuai tingkat kemampuannya, kemampuan membaca Al-Qur'an meningkat secara bertahap, serta budaya religius semakin tumbuh dalam kehidupan sekolah. Selain itu, antusiasme peserta didik mengikuti pembelajaran Al-Qur'an semakin tinggi, kedisiplinan meningkat, dan keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah juga semakin kuat.
Melalui inovasi MAQURA, SMP Negeri 3 Probolinggo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecerdasan spiritual peserta didik. Program ini diharapkan menjadi salah satu praktik baik yang dapat menginspirasi satuan pendidikan lain dalam membangun generasi Qur'ani yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.






